Cara Merawat Anak Kucing Tanpa Induk Meski Masih Pemula

Terkadang, memiliki anak kucing memang menyenangkan dibandingkan membeli yang sudah besar. Akan tetapi cara merawat anak kucing tanpa induk bukanlah hal yang mudah.

Orang-orang yang ingin memelihara kucing biasanya mereka anak memilih kucing yang masih kecil daripada yang sudah dewasa, karena lebih gampang untuk melatihnya.

Kucing yang masih bayi akan terlihat lucu dan menggemaskan, maka inilah yang akan menjadi faktor utamanya.

Pada saat memelihara anak kucing yang masih bayi atau tidak memiliki induk bukanlah hal mudah, karena tidak hanya faktor makanan saja yang kamu perhatikan. 

Faktor kesehatan dalam merawat anak kucing tanpa induk itu penting, karena kamu harus memperhatikan asupan nutrisinya yang berpengaruh dalam kesehatannya.

Ketika menemukan anak kucing yang tidak memiliki induk, maka pertolongan pertama yang bisa kamu lakukan mencari induk pengganti. 

Beberapa induk kucing yang lainnya akan menerimanya dan memberinya makan, serta memandikannya seperti anak-anak kucing lainnya.

Induk pengganti tidak kamu temukan, maka kamu juga bisa merawatnya tapi jika merasa kebingungan kamu bisa belajar terlebih dahulu.

Merawat anak kucing tanpa induk itu susah-susah gampang lho, berikut ini ada pembahasan tentang cara merawatnya mari simak!

Bagaimana Merawat Anak kucing Tanpa Induk Dengan Baik

Merawat anak kucing tanpa induk rawat dengan kasih sayang lebih, maka semuanya akan terasa sangat menyenangkan.

Cara merawat anak kucing tanpa induk dengan baik dan benar

Memiliki anak kucing tanpa induk jangan sampai mengabaikannya dan membiarkan begitu saja tanpa mengurusnya, lalu berikut ini langkah-langkah yang harus kamu lakukan yaitu:

Berikan anak kucing tempat yang nyaman

Berikan anak kucing tempat yang nyaman dan hangat, karena akan kehilangan kehangatan alami dari sang induk. 

Baca Juga : Cara Merawat Anak Kucing Baru Lahir Dengan Mudah

Menggantikan peran penting sang induk yang harus kamu lakukan, yaitu dalam menghangatkan suhu tubuhnya. 

Caranya, yaitu dengan meletakkannya pada ruangan yang hangat dan memberinya tempat yang telah beralas kain tebal agar merasa hangat.

Berikan susu pengganti asi 

Berikan susu pengganti asi menjadi perawatan penting demi kelangsungan hidupnya, karena susu pengganti berperan penting dalam pertumbuhannya. 

Susu Kucing sebagai pengganti asi untuk anak kucing tanpa induk

Memberikannya juga jangan asal berikan dan memberikannya harus secara terjadwal, karena tidak semua jenis susu cocok pada kucing apalagi jika memberikan susu sapi. 

Susu sapi banyak mengandung laktosa, karena kucing tidak bisa mencerna laktosa dan dapat merusak saluran pencernaannya.

Berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter hewan atau kepada petshop terdekat, bertujuan untuk mempermudah dalam pemberiannya dan kamu harus memiliki botol susunya.

Memijat perut anak kucing 

Memijat perut anak kucing untuk merangsang organ tubuhnya dalam melakukan pup, karena biasanya sang induk lah yang melakukan hal tersebut dengan menjilatinya.

Merangsangnya agar melakukan pup untuk yang tidak memiliki induk, maka kamu sebagai induk pengganti haru bisa melakukannya.

Meski anda baru saja mencoba belajar cara merawat anak kucing tanpa induk, tentu harus dengan berhati-hati dalam memijatnya di takutkan salah akan membuat kucing mengalami kematian.

Caranya kamu bisa menggunakan kapas yang telah mencelupkannya pada air hangat, lalu kamu usapkan pada area sekitar perut sampai anusnya dan lakukan sampai pupnya keluar. 

Membersihkan kotoran mata 

Membersihkan kotoran pada matanya adalah hal yang cukup penting kamu lakukan, karena anak kucing tersebut tidak memiliki induk.

Membersihkan mata anak kucing tanpa induk

Kotoran pada area matanya harus selalu kamu bersihkan, agar terhindar dari penyakit-penyakit mata lainnya mengingat anak kucing sangat rentan terserang.

Cara membersihkannya dengan menggunakan kapas yang telah kamu rendam pada air hangat, lalu usapkan pada area matanya yang kotor secara hati-hati. 

Baca Juga : Tips Makanan Untuk Anak Kucing Agar Benar Dalam Memberikan Nutrisi

Bersihkan pada saat si kucing bangun tidur, karena anak kucing akan menghabiskan waktunya untuk tidur.

Memandikan anak kucing

Memandikan anak kucing harus kamu lakukan, karena biasanya sang induk lah yang melakukannya secara alami dengan cara menjilatnya.

Anak kucing sudah bisa kamu memandikannya saat berusia 9 minggu, lalu kamu bisa memandikannya dengan air hangat dan bersihkan pada bagian-bagian tertentu.

Air hangat bertujuan agar anak kucing tidak kedinginan, maka kamu bisa memandikannya 2-3 hari sekali dan jangan memandikannya setiap hari.

Sebelum berusia 9 minggu, lalu kamu bisa memandikannya menggunakan tisu basah untuk menyingkirkan kotoran-kotoran yang menempel pada bulunya. 

Mengenalkan makan

Mengenalkan makanan pada anak kucing harus kamu lakukan, karena semakin usianya bertambah kebutuhannya juga ikut bertambah.

Mengenalkan makanan pada anak kucing tanpa induk

Memberikan makan yang harus kamu perhatikan adalah menyesuaikan usianya terlebih dahulu, karena usia akan membedakan kebutuhan anak kucing. 

Berikan makanan basah khusus anak kucing dan kamu selalu memperhatikan gizi serta nutrisinya, agar tidak mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangannya.

Melakukan vaksinasi 

Melakukan vaksin pada anak kucing sangatlah penting untuk menjaga kesehatannya, karena vaksin bisa meningkatkan sistem imunnya yang membuatnya kuat. 

Kucing yang kuat dalam sistem imunnya, sehingga bisa mencegahnya dari penyakit-penyakit tertentu selama masih bayi atau ketika dewasa nanti.

Penyakit masih bayi, yaitu penyakit yang terwarisi dari sang induk dan jangan lupa memberinya obat cacing agar mencegahnya cacingan.

Menyediakan box berisi pasir untuk pup nya

Menyediakan box untuk pupnya kamu bisa menggunakan pasir yang wangi atau jenis pasir lainnya agar terjamin kebersihannya, lalu kamu bisa melatihnya terlebih dahulu.

Berikan box berisi pasir untuk melatih pup di tempat

Melatinya bertujuan agar si kucing tidak pup sembarangan, maka dengan menyediakan box berisi pasir tersebut berguna agar tidak membuang kotorannya sembarangan.

Membersihkan kandang dan tempat boker nya jangan lupa kamu lakukan pada anak kucing,karena agar bakteri-bakteri tersebut tidak dapat berkembang biak pada tempat tersebut.

Kesimpulan

Merawat anak kucing yang tanpa induk adalah tindakan yang sangat memerlukan kehati-hatian yang ekstra, karena di umurnya yang masih kecil.

Anak kucing yang hidup tanpa induk sangat rentan terhadap berbagai penyakit, bahkan tidak jarang berujung kematian. 

Memang, bukan hal yang mudah apalagi jika pertama kalinya dan semoga pembahasan tersebut bisa membantu kamu dalam merawatnya. 

You May Also Like

About the Author: haris

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *